Complete Test Harian Honda CBR150R Repsol 2013

DSC_0018

d-motobikes – Halo guys, setelah beberapa hari melakukan test harian untuk Honda CBR150R Repsol tahun 2013, saya akan memberikan impresi bagaimana feel nya membawa CBR ini yang bagaimana pun kondisinya udah gak standar lagi alias udah di rubah rubah dikit laa oleh pemiliknya.. Bagaimana impresinya, lanjut 😀

Oke sebelum membahas lebih dalam saya kembali memberikan ucapan terimakasih kepada pemilik Honda CBR ini, bro Steven Hardian yang rela motor nya saya tunggangi selama kurang lebih 3 hari. Lebih dari cukup bukan untuk merasakan impresi harian dari sebuah motor ? Ahayyy..

Nah seperti yang saya sebutkan di artikel saya kemarin, saya tidak akan membahas bagaimana konsumsi bahan bakar motor ini. Hal ini disebabkan karena terdapat perbedaan konsumsi bahan bakar bergantung cara mengendarai dari rider nya, apalagi saya yang senang mainkan gas motor sampe red line wkwkwkwk… Dan tentu sudah banyak juga yang membahas konsumsi bahan bakar dari motor yang di import langsung oleh AHM dari Thailand ini.

Impresi Fisik

DSC_0028

Kita mulai dari impresi fisik dari motor ini. Seperti yang sebutkan motor ini udah gak stock lagi alias gak standar. Gak standar body nya aja sih. Dapat dilihat motor ini mengaplikasikan body custom untuk bagian buritan, kondom tangki dan rear hunger (spakbor bawah). Impresinya jadi berubah, apalagi melihat buntut yang bersudut lancip dan penggunaan rear hunger. Dan terbukti banyak yang sempat bingung dan bertanya ini motor apa yaa ? Body belakang ini juga sudah include dengan Stop lamp dan lampu sein yang keduanya memakai lampu LED, sehingga efisien dan tidak membebani kelistrikan motor, serta sudah dilengkapi dengan spakbor belakang mini sekaligus dudukan plat nomor. Aman dari cipratan serta plat nomor tetap terlihat sehingga bersahabat dengan kepolisian..

DSC_0024

DSC_0027

Identitas motor CBR hilang dari bagian belakang apabila melihat body bagian belakang, sudah seperti mini moge kata teman teman kantor.. 😀 Kalo diperhatikan dari velg dan single headlamp depan sih ketahuan kalo ini Honda CBR150R, cuman kan tidak semua orang mau memperhatikan sampai sedetail itu. Sedangkan penggunaan kondom tangki membuat motor terlihat kekar dari sisi samping. Gemuk dan begitu terisi. Dan untuk bagian depan tetap dipertahankan standar identitas Honda CBR150R seperti single headlamp dan spakbor depan. Untuk spion sudah mengaplikasikan replika dari Spion Kawasaki Ninja 250. Sudut pandang belakang yang dihasilkan pun cukup lebar sehingga sisi safety riding tetap dipertahankan dan secara tampilan pun meningkat..

DSC_0014

Untuk lampu depan pun sudah diganti dengan yang lebih terang namun bukan HID. HID dengan headlamp standar tanpa projector membahayakan karena membuat lawan berkendara silau karena cahaya HID. Dan lagi pula cahaya HID tidak dapat menembus kabut dan hujan deras apabila sudah diatas 6000k. Warna cahaya pun masih kekuning kuningan masih aman untuk harian dan nyaman dipakai di jalan yang rada gelap. Untuk lampu senja kiri kanan, owner menanamkan lampu LED beda warna biru dan merah.

DSC_0019

Untuk sektor kaki kaki, tidak banyak melakukan perubahan, hanya mengganti karet bundar saja dari standarnya IRC Road Winner RX01 ke Bridgestone BT92 ukuran 120/60 dan 150/60.
Sebetulnya knalpot pun udah gak standar lagi alias sudah diganti dengan Akrapovic. Namun karena malas bermasalah dengan polisi maka dikembalikan lagi ke standar. Maklum kebijakan pemakaian knalpot racing masih simpang siur.

Impresi Berkendara

Nah sekarang kita akan lanjut ke impresi berkendara. Dengan menggunakan jaket kulit, sarung tangan scoyco, dan helm KYT K2Rider, saya membawa motor ini ke daerah Kilometer 17 Jalan Jendral Ahmad Yani Banjarmasin yang dimana terdapat jalan yang aman buat ngetes performa motor ini. Oh yaa untuk masalah pemakaian harian motor ini sangat nyaman. Karena impresi berkendara tidak ada yang di rubah sama sekali oleh pemilik seperti jok depan standar tanpa ada di modifikasi, footstep standar, stang pun standar, termasuk ketinggian sok depan yang masih sama seperti pabrikan jadi impresi harian yaa gak masih dikatakan akurat.

Namun bila dibandingkan dengan motor naked yang biasa saya pakai harian, jelas gaya menunduk yang disajikan oleh Honda CBR jelas membuat saya kagok saat pertama kali membaw motor ini dan membuat saya merasakan sedikit sakit pada bagian pergelangan tangan dan pundak saat dipakai agak jauh. Namun begitu terbiasa semuanya terasa nyaman. Dan melakukan manever pun terasa enteng dengan bobot motor yang ringan sehingga menyelip motor atau mobil lain terasa nyaman dan percaya diri.

DSC_0020

Untuk rem depan dan belakang, pakem dan mampu menghentikan motor dengan baik terlebih rem belakang yang sedikit saja di injak langsung ngelock roda belakang. Jadi selama tes jarang sekali saya menggunakan rem belakang..
Sektor mesin motor masih standar, tetap DOHC 4 Valve Liquid cooled engine yang menggunakan Oli Motul 5100 10w-40. Rasanya perpindahan transmisi pun menjadi lebih ringan dan presesi khususnya ketika menjadikan transmisi menjadi Netral yang biasanya sedikit sulit. Performa mesin pun enteng dan mudah mencapai red line rpm.

DSC_0012

Modifikasi yang dilakukan hanya sekedar mengganti filter udara standar dengan filter udara yang sedikit lebih plong sehingga pasokan udara ke throttle body pun meningkat. Dan terasa sekali membuat performa motor meningkat, dan suara Honda CBR150R pun berubah menjadi berbeda yang dimana dengan kondisi standar halus, saat penggantian filter ini suara mesin menjadi lebih bulat saat dilakukan nya akselerasi motor.

DSC_0010

Untuk test yang dilakukan di jalan kosong dengan panjang jalan kurang lebih 1 km, Honda CBR150R mampu membukukan kecepatan di speedometer 129 km/jam. Sebetulnya bisa lebih hanya saya karena keterbatasan lintasan menjadi sedikit penghambat pencapaian top speed. Untuk video masih dalam tahap editing jadi akan saya upload belakangan. Sebagai gambaran tinggi saya 183cm dan berat 64 kg. Pantas saja pada saat Honda melaunching Honda CBR150R K45 oleh Pedrosa dan Marquez, Honda CBR150 dapat bercokol di kecepatan 140-150 km/jam. Lebih dari cukup untuk sekedar motor harian bukan ?

Setiap persneling memiliki nafas yang tergolong pendek dan mudah sekali mencapai angka 120 km/jam on speedo. Dan untuk melakukan perpindah gigi, lebih enak di 11 ribu rpm karena power akan terus mengisi dan tidak akan drop karena mencapai limiter ECU yang dipatok oleh pabrikan di 11500 rpm.

DSC_0022

Sedang modifikasi lain nya hanya mengganti gir belakang menggunakan SSS dengan ukuran gir yang sama seperti standar Honda CBR150R.

Masukan

Honda CBR150R Repsol 2013 ini pun bukan berarti tanpa ada kekurangan. Ketika melakukan test harian pun terdapat beberapa point yang bisa menggambarkan apa saja kelemahan dari motor ini.

DSC_0025

Pertama adalah tidak simestrisnya stang bagian kanan, terasa lebih bengkok kenan. Setelah diklarifikasi karena owner pernah terjatuh bagian kanan motor.

Kedua adalah pemakaian profil ban 120/60 pada bagian depan yang dimana rider tidak dapat melakukan menikung secara dalam karena profil ban yang menapak pada aspal pun sedikit. Sangat terasa ketika menikung motor menjadi terasa geol geol pada bagian depan motor. Jadi kalau pun mau dipergunakan untuk miring miring otomatis harus mengganti profil ban depan ke 110/70 agar lebih nyaman ketika dipergunakan untuk cornering.

DSC_0017

Ketiga bagian body yang sedikit bergetar karena pemakaian body custom dan terdapat ruang kosong pada area setang motor.

Last saya bersyukur mendapatkan kesempatan emas untuk membagikan impresi berkendara dengan Honda CBR150R Repsol ini. Dan semoga impresi ini bisa menjadi gambaran kepada teman-teman bagi yang mau meminang second an dari motor built up asli Thailand ini.

Semoga berguna

Donny Prabowo

Iklan

One thought on “Complete Test Harian Honda CBR150R Repsol 2013”

  1. terimakasih banyak bro donny yang sudah tes tunggangan saya dan mau mengulas cbr150r di blog ini 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s