AHM Stop Dukungan Tim Balap Indoprix ?

d-motobikes – Halo guys.. Di awal tahun ini ada sedikit berita yang kurang mengenakan yang terdengar dari event balap motor tertinggi di Indonesia yaitu Indoprix yang “kemungkinan” di tahun depan tidak diikuti atau tidak disupport oleh Pabrikan motor terbesar nomor 1 di Indonesia, siapa lagi kalau bukan Honda.. ๐Ÿ˜€

Menurut informasi yang dikutip dari maniakmotor.com, Honda sedang mempertimbangkan untuk tidak mengikuti kompetisi Indoprix tahun 2015 dengan berbagai pertimbangan. Hal ini pun dikuatkan dari pernyataan Bapak Anggono Iriawan selaku Manager Safety Riding dan Motorsports Department PT. Astra Honda Motor yang biasanya selalu muncul di gelaran balap yang di support oleh Honda yang menyatakan bahwa mereka (PT. Astra Honda Motor) akan melakukan evaluasi menyeluruh. โ€œHonda sendiri tidak pernah resmi ikut IP (Indoprix). Yang ikut kan tim yang ditunjang Honda, tapi ini pun masih disurvei”. Dan dari maniakmotor pun diketahui tim sekelas Astra Racing Team (ART) yang diplot sebagai ujung tombak Honda di balap Nasional hanya tim perpanjangan dari perusahan di bawah grup astra bukan dari AHM sendiri.

Dari beberapa pertimbangan yang menjadi sebab kenapa PT. AHM memutuskan untuk mundur atau berhenti mensupport gelaran Indoprix adalah tidak tercapainya efek promosi yang dilakukan di gelaran Indoprix. Seperti yang kita ketahui seluruh pabrikan pasti berharap dana yang dikeluarkan ber Milyar Milyar guna mensupport tim-tim balap akan berbanding lurus dengan kenaikan penjualan motor atau paling tidak brand image motor kencang pun nempel di motor tersebut. Yaa istilah “Win Today Sales Tomorrow” lah.

Selain itu dari total penonton yang datang ke sirkuit untuk menonton langsung tidak terlalu banyak, ditambah rating siaran balap di televisi nasional yang menurut mereka tidak terlalu menjual menjadikan mereka mempertimbangkan secara matang apakah masih akan terus terjun di Indoprix. Dan terakhir yang dimana Indoprix yang hanya berjalan di sirkuit permanen di Indonesia yang hanya terdapat 5 seri didalam 1 musim gelaran (Sentul, Sekayu, Balipat, Kenjeran Park yang tidak tahu nasibnya, dan kembali ke Sentul). Biaya yang dikeluarkan untuk transport antar pulau dan hanya diselenggarakan hanya 5 seri membuat perkembangan balap Indoprix terlihat stagnan di tempat. Pemenang dari Indoprix pun tidak tahu harus melanjutkan ketingkat mana lagi setelah juara di IP. Ya mungkin bisa ikut ARRC untuk kelas Underbone yang selama ini di kuasai oleh Team Manual Tech Kawasaki. Apalagi setelah adanya insiden “Batal” nya Indoprix Sekayu Pelembang yang membuat semua tim merasa kecewa karena mereka membalap tanpa dihitung point. Yaa hitung hitung seperti Fun Race namun dengan persiapan yang meyedot dana yang cukup banyak.

Namun bukan berarti AHM berhenti dari dunia balap, dengan mereka berhenti di Indoprix, maka AHM akan lebih berfokus kepada pengembangan balap internal mereka yaitu, Honda Racing Championship yang jelas jelas dari sisi marketing sangat menjual dengan antusiasme penonton yang ramai sehingga ada pengaruh terhadap penjualan motor Honda. Selain itu hampir seluruh kota besar di Indonesia pun tercakupi oleh gelaran Honda Racing Championship. Selain itu AHM juga ingin berfokus kepengembangan balap IRS (Indonesian Racing Series) yang digelar di Sirkuit Sentul yang sejalan dengan proyek AHM yang membiasakan pembalapnya untuk menunggangi motor sport dengan basis Honda CBR150R K45 dan Honda CB150 Street Fire. Lalu ada Asian Dream Cup yang dimana AHM cukup besar menggelontorkan dana sampai sampai mantan pembalap Shinya Nakano pun diplot sebagai mentor bagi pembalap pembalap Indonesia.

Honda memang memiliki impian yang besar untuk membawa pembalap potensial Indonesia ke kancah dunia. Hal ini dapat dibuktikan dengan beberapa nama pembalap semacam Alm. Deni Triyugo, Dimas Eky, Iswandi Muis, dan banyaklagi yang banyak mengharumkan Indonesia di event bertaraf Internasional termasuk mendukung gelaran Asian Dream Cup yang menjadi batu dasar menuju gelaran balap dunia.

Last, tidak semua pihak yang berpikir positif terhadap langkah AHM ini. Apalagi banyak pihak yang beropini bahwa AHM mundur karena selama 2 tahun ini, Yamaha memborong gelar IP 110 dan IP 125 sejak munculnya Yamaha Jupiter Z1 yang begitu superior di kancah Balap IP. Semoga AHM tetap mensupport gelaran IP, apalagi Suzuki juga baru baru ini juga ingin kembali serius untuk kembali ke kancah balap nasional, akan sangat terasa hambar persaingan bila Honda menarik diri dari gelaran IP. Semoga AHM dapat mempertimbangkan keputusannya.

Donny Prabowo

Iklan

One thought on “AHM Stop Dukungan Tim Balap Indoprix ?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s