Melihat Sedikit Masa Depan Yamaha R15 Dalam Market Share Motor Sport

image

donnyprabowo – Masbro sekalian dari beberapa info yang diberikan oleh beberapa blogger dan media online mengenai inden Yamaha YZF-R15 via website IWantYamahaR15.com, sampai tadi malam sekitar pukul 8 sudah mencapai 1270 orang pemesan, dalam artian kurang dari 24 jam penjualan secara online ini mampu meraih pencapaian sebanyak angka tersebut. Dan mungkin saat ini sudah out of stock untuk inden karena banyak sekali yang tergoda dengan R15 ini masbro.. Dan dari angka tersebut terdapat beberapa point mengenai penjualan Yamaha YZF-R15 setelah masa inden ini..

image

Point pertama adalah kita harus mengakui bahwa Yamaha sangatlah pintar dalam membaca peluang dalam meluncurkan produk anyar mereka. Disaat kelelahan dan kegalauan konsumen Indonesia yang dari dulu meminta Yamaha indonesia untuk memasukan R15, Yamaha mencoba “meminta maaf” kepada konsumen dengan memberikan paket lebih kepada konsumen setianya yang tak lelah menunggu kehadiran R15, seperti dengan memberikan undian motor spesial edition yang cuman di buat 5 dan bonus helm HJC Lorenzo untuk 1500 pembeli pertama. Ini dinilai langkah berani dan pintar dari Yamaha. Disaat yang sama Yamaha menggunakan moment peluncuran livery anyar team MotoGP yang masih hangat, mereka juga dapat mengukur bagaimana antusiasme konsumen terhadap produk mereka. Apabila memang R15 tercatat laris dan banyak konsumen yang meminta R15 diproduksi dengan edisi livery Movistar, maka Yamaha tidak perlu susah payah melakukan survey pasar lagi apabila mereka memutuskan untuk meluncurkan R15 versi Movistar namun dengan decal sponsor yang lebih sedikit dan ujung-ujungnya meningkatkan market share sport dan semakin mengokohkan mereka sebagai raja penjualan motor sport di Indonesia..

image

Yang kedua adalah Yamaha adalah pabrikan lokal ketiga di Indonesia setelah Kawasaki dengan Nassaret Beet dan Suzuki dengan Yoshimura yang memasarkan motor mereka dengan seabrek aksesoris termasuk performance part guna memuaskan dahaga konsumen akan motor kencang. Coba kita list, menurut beberapa media online, performace part semacam ECU Daytona yang bisa di setting dengan gadget android, knalpot SMF (Sakura) yang nempel di R15 spesial edition juga bakal di jual secara umum secara terpisah. Artinya Yamaha memanfaatkan momentum ini secara maksimal untuk memanjakan konsumennya. Efeknya apa, walaupun R15 nanti tidak turun balap sekalipun, image motor kencang dan mudah dibuat untuk di tuning akan melekat dengan motor ini. Yaa mungkin nanti Yamaha bisa berucap buat apa beli motor sport DOHC kalo secara performa aja SOHC sudah bisa melebihi DOHC.. Hihihihi.. 😀

image

Yang ketiga permasalahan harga atau pricing. Hampir seluruh pabrikan pastinya saat peluncuran pertama mematok harga motor dengan lebih rendah atau ada diskon harga. Tujuannya agar terbentuk pasar baru dalam segment motor tersebut. Begitu segment motor baru tersebut sudah muncul barulah harga dinaikan dan disesuaikan kembali (tergantung pabrikannya yaa masbro ada yang disesuaikan ada yang tidak). Dan tentu saja konsumen nanti akan berteriak loo kok harganya naik sih, bukannya kemaren 28 juta OTR Jakarta  ? Dan Yamaha bisa menjawab dengan bijaksana, harga kemarin adalah harga promo dan harga sekarang disesuaikan dengan kondisi perekonomian kita. Dan rasanya konsumen yang merasa puas pun pasti berucap kenaikan harga sebanding dengan segala sesuatu yang didapat di R15. Dan kembali lagi karena image motor kencang sudah menempel, maka kenaikanpun tidak berimbas banyak pada penjualan asalkan naiknya sebatas 500 ribu sampai 1 jutaan dan berarti masih harga di bawah 30 juta..

image

Last, Honda dengan calon produknya Honda K45 atau CBR lokal punya tugas berat melawan R15. Mengandalkan livery Repsol dan DOHC saja belum cukup untuk menjatuhkan Yamaha dari singgasana raja motor sport di Indonesia, Honda perlu banyak mendengarkan konsumennya lagi untuk mampu meramu motor yang pas dan sebanding dengan R15. Dan tentu saja konsumen akan diuntungkan dengan ini, banyak pilihan masbro.. Hehehehehe, semoga pabrikan mendengarkan celoteh ini..

donnyprabowo

Posted from WordPress for Android

Iklan

9 tanggapan untuk “Melihat Sedikit Masa Depan Yamaha R15 Dalam Market Share Motor Sport”

  1. cbr kalo mau lawan r15 paling ga harus rubah dulu itu bentuk lampu nya hahaha sama harganya jg harus disesuaikan… gile bro kalo 30jt dibandingkan sama 43jt hahaha

    1. Tenang habis ini CBR lokal ada kok har, harga head to head dengan R15, cuman agar tidak melukai pemakai CBR import, CBR lokal memiliki banyak perbedaan dan disesuaikan dengan kondisi lokal seperti basis pengembangan dari Honda CB150R. Jadi rangka CBR lokal nanti adalah tipe teralis bukan twinspar seperti CBR impor.. Sabar har lah.. Upgrade ke CBR600 aja habis ini.. Hahahahaha..

      1. bersabar2 aja dah hahahhaa , ada aja nanti rejeki nya buat cbr600 atau cbr1000 hahahaha aminnn

  2. Yang terpenting bagi Honda jika ingin bersaing dengan Yamaha R15 maka harus membenahi kualitas produknya,dan jangan sampai konsumen yang dijadikan kelinci percobaan,kasus CB150R jangan sampai terulang lagi.

    1. Hehehehehe, iya sih Honda bener2 kelolosan sama CB nya, tapi kalo gak ada masalah produk juga gak akan di perbaiki,.karena dengan di.temukannya masalah tentu membuat pabrikan akan semakin berbenah memperbaiki kualitas produknya.. Mantapp masbro..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s