Melihat Potensi Yamaha V-ixion Saat Turun Balap

DSC_0023_1

donnyprabowo – Selamat siang masbro sekalian. Terimakasih sudah mau sudi meluangkan waktunya untuk sedikit membaca blog ecek-ecek saya ini. Diartikel kali ini saya masih akan membahas berkaitan dengan gelaran event Motoprix 2014 Region IV seri I yang baru bergulir hari minggu kemarin di Sirkuit Balipat Binuang yang sebagai mana di tulisan sebelumnya, Motoprix seri ini terdapat kelas sport 150 cc standart open yang menjadi kelas supporting race dan kita akan membahas keikutsertaan salah satu rider yang menggunakan satu-satunya motor injeksi 4 tak di balapan ini, yakni Yamaha V-ixion dari team HKRT (Hello Kitty Racing Team)..

Secara nama team sendiri, team ini cukup unik masbro. Mengambil tema Hello Kitty sebagai grafis tampilan motor. Dan sebagaimana kita ketahui, Hello Kitty merupakan sosok kartun yang cukup digemari oleh para kaum hawa, otomatis motor ini dihiasi nuansa pink yang membuat motor terlihat beda dengan yang lain.. hehehehe.. Tapi kali ini kita tidak membahas tentang penampilan motor ini masbro.. Kita akan berfokus kepada performa motor ini diatas lintasan sirkuit..

DSC_0080_1

Sedikit flashback, tahun ini Indoprix sebagai gelaran tertinggi balap motor di Indonesia membuka kelas 150cc sebagai jembatan penjenjangan untuk pembalap-pembalap Indonesia untuk dapat berkarier dikelas yang lebih tinggi lagi. Mungkin teman-teman semua sudah pernah mengetahui bahwa Yamaha Motor Company Jepang melalui Yamaha Indonesia melarang penggunaan Yamaha V-ixion Lightning atau Old V-ixion untuk berlaga di Indoprix dan sebagai penggantinya menurunkan Yamaha YZF-R15 untuk berlaga di kelas tersebut. Banyak desas desus yang berkembang dengan berita ini. Ada yang mengatakan bahwa Yamaha V-ixion Lightning sudah kalah spek mesin dari kompetitornya, ada pula yang menimpali bahwa Yamaha V-ixion merupakan motor commuter atau motor harian yang tidak diperuntukan untuk turun balap, bahkan ada yang berargumen bahwa Yamaha tidak mau mempertaruhkan market share sport mereka bila Yamaha mengikutsertakan Yamaha V-ixion dalam Indoprix.. Tentu ada alasan khusus kenapa Yamaha tidak menurunkan Yamaha V-ixion digelaran ini..

Beberapa alasan lain adalah safety atau keamanan dari pembalap nya sendiri. Dimana untuk sirkuit yang ada di Indonesia masih kurang bisa untuk dapat menyelenggarakan balap motor sport dan hanya di sentul saja yang dikatakan masih mampu untuk dijadikan arena balap motor sport. Masalah lebar lintasan, luas gravel sebagai salah satu komponen keamanan pembalap bila terjatuh masih menjadi pertimbangan para pabrikan apakah bisa sport 150cc dilaksanakan secara aman.. Karena power yang akan dikeluarkan oleh motor sport ini tidak main-main masbro.. Standar aja sudah 17 dk, kalaupun diupgrade lagi kemampuannya, 22-24 dk pun bisa didapatkan oleh mesin-mesin motor 150cc tersebut..

Namun dibalik itu semua, banyak team-team privater yang ingin berpartisipasi untuk meramaikan kelas sport 150cc ini salah satunya team HKRT. Team ini dibentuk atas dasar menguji ketangguhan Yamaha V-ixion dalam kondisi ekstrem seperti dipacu dalam kecepatan tinggi dalam balap. Bila dibalap bisa bertahan, tentu saja dipakai untuk touring jauh pun rider akan merasa aman dan nyaman untuk masalah mesin. Sebagai informasi team ini sendiri dibentuk dari partisipasi teman-teman YVCI (Yamaha V-ixion Club Indonesia) Chapter Pleihari Tanah Laut yang memang doyan turing..

DSC_0030_1

Spek motornya sendiri tidak jauh-jauh dari standar masbro, masih 150cc tanpa bore up.. Hanya memakai ECU standalone Juken dari BRT, Camshaft dari Kawahara tipe K2 yang dicustom ulang, lalu injektor SRP 10 hole, dan piston jenong guna meningkatkan kompresi serta pelepas gas buang racing. Sebetulnya dengan spek seperti ini bila diperkirakan tenaga bisa naik sekitar 2-4 dk dan cukup bersaing bila sama-sama bertanding dengan sport 150cc 4 tak. Namun kejadian akan berbeda apabila lawan dilintasan balap adalah motor 2 tak 150cc seperti Yamaha RX-King dan Kawasaki Ninja 150. Wajar bila kemarin Yamaha V-ixion ini sempat di overlap oleh motor-motor tersebut. Karena bagaimanapun power motor 2 tak sendiri berada jauh diatas Yamaha V-ixion ini. Apalagi kontur lintasan balap yang memanjakan power motor-motor 2 tak ini..

Yamaha YZF R15_1 On Yamaha Asean Cup Race

Last, HKRT sendiri menyatakan bahwa riset untuk motor ini akan terus berlanjut kedepannya.. Apalagi fitur pengkabut injeksi tidak sesulit beberapa tahun yang lalu untuk dilakukan modifikasi. Dan rencananya apabila aturan tentang sport 150cc sudah keluar secara sempurna dari IMI, maka HKRT sendiri berencana melakukan riset untuk dapat mengikuti Indoprix seri terakhir di Balipat pada bulan September atau Oktober tahun ini. Dan dengan aturan yang memperbolehkan memodifikasi throttle body, injektor, payung klep, camshaft, dan pengaturan saluran inlet dan outlet, maka dijamin pertarungan motor 150cc akan begitu mengasikan untuk disaksikan masbro apalagi bisa mengimbangi Yamaha YZF-R15 pabrikan Yamaha.. Dan semoga bisa ngetes ini motor disirkuit suatu hari nanti, hehehehe semoga berguna..

donnyprabowo

Iklan

8 tanggapan untuk “Melihat Potensi Yamaha V-ixion Saat Turun Balap”

  1. Makasih banyak mas bro liputan kmrn dibalipat , Kita dari YVCI-LV (chapter pelaihari) sangat senang bisa ikut digelaran motoprix seri 1 binuang, kita mengajak teman2 YVCI untuk yg senang betot gas bisa disalurkan digelaran ini…. sukses slalu from : YVCI LV 023 Herryeko

    1. Sama2 masbroo.. Saya juga senang bisa menjadi media otomotif bagi warga kalsel.. Nah itu bagus masbro.. Kalo mau ngebut itu di sirkuit, kalo di jalan sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas, kita harus menjaga kaidah safety riding mas.. Sukses juga mas buat team nya.. Nanti hari minggu saya coba ke Murjani mas.. Semoga dapat kartu pit lagi.. Hahahaha..

  2. mantab mas blognya πŸ˜€

    udah jarang liat road race 2tak gini,seru juga denger suaranya

    ga sabar juga liat Indoprix kelas 150cc,penasaran sama rivalitas dua jagoan 150cc sport yimm dan ahm saat di adu di sirkuit dalam suasana kompetisi yang sengit πŸ˜€

    1. Heheheheh, blog kecil2an mass.. Ntar motor anak2 Beamous yg bore up kalo mau saya masukan ke blog mas.. Beuuhh itu pasti sengit mas.. Di penjualan aja udah pada bakar2an mas.. Makasih mas buat kunjungannya..

  3. maaf… mestinya dibedain laah kelasnya antara 2 tak dengan 4tak …
    karena perbandingan power tetap lebih besar 2 tak meski sama besar cc nya… kalo diadu sport 150 tanpa bedain jenis mesin bagaimanapun mesin 150 cc 4 tak g akan bisa besaing dengan mesin 150 cc 2 tak… sperti moto gp 500 d ganti menjadi GP1 volume ruang bakarnya menjadi 1000 cc baru seimbang powernya… jd kalo kelasnya mesti mengikut sertakan mesin 150 cc 2 tak harusnya melawan mesin 250 cc 4 tak baru bisa seimbang…

  4. iya jga sih gan mana bsa 2 tak lawan 4 tak kecuali trek nya panjang ampe 20 kilo N
    OYa numpang promo vixion ane yg di upgrade abiz
    ampe 24 dk cc 150
    loq mw liat face book ane gan @imam kira abdulrahman
    cp:083197447731

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s