Agresifitas Yamaha, Mimpi Buruk Honda Bagian Pertama !!

Yamaha R25_1

donnyprabowo – Masbro sekalian diawal tahun ini biasa dijadikan tonggak awal untuk melangkah semakin baik dan berkembang kedepannya. Setiap orang maupun sebuah perusahaan memiliki resolusi yang ingin dicapai didalam tahun ini sebagai tolak ukur sejauh mana kita mampu meningkatkan diri kita lebih baik lagi..
Artikel kali ini akan saya bagi menjadi 2 bagian karena akan sangat panjang, hehehehe..
Semoga teman-teman tidak bosan membacanya karena semuanya harus diceritakan dari awal bukan supaya kita memahami apa yang terjadi sekarang.. 😀

Sadar atau tidak sadar hal tersebut terlihat didalam dunia otomotif roda dua di Indonesia dimana Honda sebagai market leader penjualan dengan persentase mencapai 60 % memiliki resolusi atau keinginan untuk merebut kelas motor yang belum mereka kuasai sampai saat ini, kelas middle sport yang masih dikuasai oleh kompetitor abadi Honda, Yamaha dibawah naungan YIMM (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing). Honda sampai saat ini memimpin segment motor cub atau bebek dan tentunya yang paling besar segment matic dengan varian Honda Beat FI dan Honda Vario series nya.

Kalau kita mau flashback kebelakang, kelas matic dulu dikuasai oleh Yamaha sebagai first mover dalam kelas matic. Yamaha memulai memperkenalkan matic di Indonesia melalui varian Yamaha Nouvo nya. Tanggapan pasar pada saat itu sangat dingin terhadap segment ini, dimana masyarakat pada saat itu hanya mengenal tipe bebek atau cub dan tipe sport atau motor laki. Tapi dengan berjalannya waktu masyarakat mulai melirik varian motor matic dan semakin lama karena semakin banyak orang yang ingin mempergunakan motor matic dikarenakan kemudahan dalam pengoprasian dan kenyamanan dalam pemakaian harian. Apalagi kota semakin hari semakin macet, sehingga matic adalah pilihan rasional untuk dijadikan motor operasional.

Yamaha Nouvo

Yamaha Nouvo Z Blue

Dan Yamaha jeli melihat peluang pasar tersebut. Lalu munculah Yamaha Mio sebagai varian penerus Yamaha Nouvo pada tahun 2004. Pada awalnya Yamaha membuat Mio ditujukan kepada para wanita agar nyaman mempergunakan motor sebagai kendaraan harian. Namun lambat laun kaum hawa pun tertarik mempergunakannya, Yamaha pun mengakomodir permintaan pasar tersebut dengan meluncurkan Yamaha Mio Soul, Mio yang khususkan untuk pria dengan design musclenya pada tahun 2007. Dan Honda mulai ikut bermain disegment matic pada tahun 2006 melalui varian Honda Vario 110 nya.

Yamaha Mio

Yamaha Mio Soul

Honda memberikan nilai lebih pada varian matic nya dibandingkan Yamaha Mio seperti body yang lebih gombot, pencetus ban matic dengan profil yang lebih lebar 80/90 depan dan 90/80 dibelakang, dan mesin yang dilengkapi dengan pendingin cairan atau liquid cooled engine. Sedikit demi sedikit pasar Yamaha mulai tergerus namun Yamaha tetap memimpin. Dan Honda sadar apabila hanya mengandalkan Vario semata, segment varian matic tidak mungkin dapat direbut dari Yamaha. Maka pada tahun 2008, Honda meluncurkan Honda Beat sebagai varian low end matic nya Honda. Pandangan masyarakat pertama akan Beat adalah motor imut-imut yang berupa spec down dari Honda Vario 110. Dan bahkan saya ingat, Honda Beat pada saat itu sempat memiliki julukan cicak buntung karena design buntutnya yang diibaratkan seperti cicak yang kehilangan buntutnya. Yamaha Mio tetap laris dipasaran apalagi ditambah variasi untuk Yamaha Mio yang banyak sekali ditemukan dipasaran, dari hanya untuk tampilan sampai dengan perangkat peningkat performa mesin untuk Yamaha Mio.

Honda Beat

Namun dengan bertambahnya variasi untuk Honda Beat dan terlihat agresifitas Honda dalam merebut kelas matic, Yamaha berbenah dengan melakukan refrestment atau penyegaran terhadap Yamaha Mio dengan memberikan sentuhan baru berupa lampu senja yang menjadi 1 dengan lampu sein serta head lamp utama yang lebih memiliki sudut. Upaya ini dilakukan agar konsumen setia tidak berpaling kepada Honda, apalagi Suzuki juga sudah ikut nyemplung dengan varian Suzuki Spin mereka. Namun apaboleh dikata nampaknya masyarakat sudah mencapai titik jenuh terhadap suatu model dari Yamaha Mio yang dari pertama peluncuran sampai pada tahun 2010 tidak ada perubahan secara signifikan. Yamaha tetap berusaha mempertahankan pasar matic akhirnya meluncurkan Yamaha Xeon 125 pada april 2010 yang boleh dikatakan head to head dengan Honda Vario 110. Namun dengan kelebihan Yamaha Xeon seperti forged piston, diasil silinder, pendingin cairan, dan kapasitas mesin 125cc tidak mampu membantu banyak dalam pertumbuhan penjualan segment matic Yamaha. Hal ini disebabkan tingginya harga Yamaha Xeon bila dibandingkan Honda Vario. Yamaha mungkin berpikir pada saat itu, Yamaha Xeon wajar dihargai 16 juta dengan fitur dan fasilitas yang lebih dari kompetitor, namun masyarakat menilai sebaliknya. Fitur yang diberikan terlalu “overkill” atau berlebihan pada saat itu. Sebetulnya sangat baik Yamaha memberikan fitur tersebut, namun apa dikata konsumen menganggap fitur dimesin pada berlebih pada dimesin pada saat itu belum terlalu dibutuhkan. Konsumen setia Yamaha berharap bahwa Yamaha daripada memberikan teknologi mesin seperti itu, lebih baik melengkapi fitur pada varian matic mereka seperti Honda dengan Side Stand Switch atau sensor standar samping dan parking brake lock atau pengunci rem.

Yamaha Xeon 125

Dan sampailah saat dimana pada akhirnya Yamaha harus mengakui kalah dalam penjualan segment matic. Apalagi Honda dengan agresifnya membuka segment blue ocean baru dalam segment matic, yaitu varian retro modern yang diwakili oleh Honda Scoopy pada saat itu. Yamaha terkesan tidak dapat berbuat banyak hal pada saat itu. Penjualan Yamaha sedikit demi sedikit menurun. Hal ini diakibatkan turunnya angka penjualan varian matic dan varian bebek yang dimana Yamaha yang sebelumnya menguasai varian bebek sedikit demi sedikit juga mulai kalah setelah Honda meluncurkan varian mesin 110 cc nya yang dicangkokan pada motor Honda Absolute Revo dan Honda Blade. Serta Supra X 125 yang melawan Yamaha Jupiter MX sebagai high end bebek. Pada saat itu, varian bebek Yamaha hanya diwakili oleh Yamaha Jupiter Z dan Yamaha Vega sebagai lini low end bebek.

Yamaha Jupiter Z

Yamaha Jupiter Z memiliki image yang sangat begitu baik karena identik dengan motor balap underbone. Yamaha menguasai balap underbone di Indonesia. Dan semenjak ada masuknya Honda Blade, Yamaha Jupiter Z mempunyai saingan. Namun ternyata pada tahun 2010, Yamaha melakukan refrestment yang kurang dikatakan berhasil pada varian Jupiter Z, yang dimana konstruksi mesin berubah secara total sehingga kurang mumpuni dalam dipakai saat balap. Konstruksi mesin baru Jupiter Z, menganut model long stroke yang memanjakan torsi sehingga cukup nyaman dipakai harian, namun kurang pas bila dipakai untuk balap. Di mesin Jupiter Z lama, konstruksi mesin hampir dikatakan square atau sama antara diameter piston dan langkah kruk as untuk kelas balap bebek 125cc, sehingga tenaga yang dihasilkanpun rata dari putaran bawah sampai putaran atas.

Yamaha All New Jupiter Z 115

Dan pada saat itu hanya varian sport dari Yamaha yang diwaliki oleh Yamaha V-ixion sebagai first mover motor sport injeksi pertama di Indonesia yang melenggang sendirian sebagai pemimpin segment sport di Indonesia. Orang Indonesia sudah terlanjur bosan dengan varian sport dari pabrikan lain yang dimana Honda dengan Tiger dan Megapro nya tidak mengalami revisi yang diharapkan oleh masyarakat. Begitu juga Suzuki dengan Thunder 125 nya yang sudah dianggap ketinggalan jaman oleh konsumen.

Yamaha V-ixion 2007

bersambung…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s